Pembinaan Kesadaran Bela Negara Bagi WNI di Belanda

Dalam kehidupan bernegara, aspek pertahanan merupakan faktor yang sangat hakiki dalam menjamin kelangsungan hidup setiap bangsa dan negara. Tanpa kemampuan untuk mempertahankan diri dari ancaman, suatu bangsa atau negara tidak akan dapat mempertahankan keberadaannya. Namun di era globalisasi saat ini, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mengubah bentuk dan sifat ancaman terhadap kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa. Ancaman, yang semula sifatnya konvensional (militer), sekarang  berubah menjadi nonmiliter.

Perubahan sifat ancaman tersebut membuat permasalahan bela negara dan upaya mempertahankan negara menjadi sangat kompleks. Tanggung jawab terhadap penanganan permasalahan tersebut tidak bisa hanya dibebankan kepada kementerian yang membidangi pertahanan dan TNI. Setiap warga negara, baik yang berada di Indonesia maupun di luar negeri, juga mengemban tanggung jawab untuk ikut menangani permasalahan bela negara.

Berkaitan dengan hal tersebut, KBRI Den Haag bekerjasama dengan Kementerian Pertahanan RI menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) tentang pembinaan kesadaran bela negara bagi warga Indonesia di luar negeri. Acara, yang mengangkat tema “Indonesia tanah airku tercinta, kan kubela sepanjang masa”, ini dilaksanakan pada Jumat, 20 Oktober 2017 di Aula Nusantara KBRI Den Haag. Acara yang dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya ini dihadiri oleh staf KBRI Den Haag, tokoh masyarakat Indonesia di Belanda dan mahasiswa Indonesia yang sedang kuliah di Belanda.

Menurut Atase Pertahanan KBRI Den Haag, Kolonel Laut (P) Azwan Yusuf, FGD dilaksanakan dengan dua tujuan utama. Yakni, untuk menanamkan dan memberikan pemahaman tentang nilai-nilai dasar bela negara, serta mencegah lunturnya semangat nasionalisme WNI di Belanda.

Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja, membuka acara FGD dengan sambutan singkat. Dalam sambutannya Duta Besar mengatakan bahwa Bela Negara adalah suatu hal yang sangat perlu. Juga merupakan suatu keniscayaan bila kita mengharapkan Indonesia hadir dan utuh selamanya.

Usai sambutan Duta Besar, Direktur Bela Negara pada Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan, Kementerian Pertahanan Indonesia, Laksmana Muda TNI M. Faisal, memberikan paparan singkat mengenai bela negara. “Bela Negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila & UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara.” Demikian disampaikan oleh M. Faisal.

Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Beberapa mahasiswa dari beragam kota dan juga masyarakat umum terlihat antusias untuk berdialog langsung dengan nara sumber dari Kemenhan RI. Acara diskusi ini singkat ini diakhiri dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri.

sexofogo.com

Follow Us