Lebih dari 15 Ribu Pengunjung Padati Pasar Raya Indonesia 2017 di Belanda

Lebih dari 15 ribu pengunjung memadati Pasar Raya Indonesia (PRI) 2017 yang digelar di De Broodfabriek, Rijswijk Belanda, tanggal 15- 17 September 2017. Pengunjung yang hadir tak hanya dari berbagai kota di Belanda, namun juga dari negara sekitar seperti Belgia, Inggris dan Perancis. Bahkan terdapat beberapa kelompok WNI dari Malaysia yang turut meramaikan PRI 2017. Beberapa anggota korps diplomatik, termasuk Duta Besar Bangladesh dan Tanzania untuk Kerajaan Belanda juga turut hadir pada acara ini.

Dibuka secara resmi oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Dr. Yohana Yambise; bersama-sama Walikota Rijswijk, Michel Bezuijen dan Dubes RI Den Haag, I Gusti Agung Wesaka Puja, PRI 2017 merupakan puncak perayaan HUT RI ke-72 KBRI Den Haag sekaligus ajang promosi budaya seperti keris, kuliner dan aneka produk Indonesia seperti tekstil dan handicraft, termasuk untuk memperkuat kontak dan persahabatan sesama Indonesia maupun dengan orang Belanda.

Menteri PPPA sampaikan bahwa kegiatan promosi produk Indonesia di luar negeri seperti di PRI 2017 sesuatu yang sangat disukai Presiden RI sebagai bagian dari diplomasi ekonomi. “Selain semakin memperkuat persahabatan masyarakat kedua bangsa”, ujar Menteri Yohana Yambise.

Michel Bezuijen,Walikota Riswijk, menyatakan kebanggaannya PRI 2017 untuk pertama kalinya digelar di kota Rijswijk. Bezuijen mengaku surprise dengan semaraknya acara dan banyaknya jumlah pengunjung. “Ini merupakan kesempatan berharga bagi masyarakat kota Rijswijk untuk semakin mengenal Indonesia”, ujarnya.

Menurut Dubes Puja, selaku penanggung jawab penyelenggara PRI 2017, tahun-tahun sebelumnya PRI (dengan nama lama Pasar Rakyat Indonesia) digelar di Sekolah Indonesia Den Haag, Wassenaar. Namun tahun ini diselenggarakan pada venue  indoor yang lebih besar. “Animo pengunjung dari tahun ke tahun semakin besar, dan venue tahun ini diharapkan bisa menampung pengunjung hingga 15-20 ribu selama 3 hari program”. Animo yang besar dari pengunjung juga diharapkan dapat menggeliatkan bisnis  diaspora Indonesia di Belanda yang berujung pada meningkatnya demand akan produk-produk Indonesia di pasar Belanda.

Tahun ini, acara dimeriahkan oleh beberapa artis seperti finalis Indonesian Idol, Harry Mantong, Komunitas Hong Bandung yang memperkenalkan aneka pertunjukan tarian dan permainan tradisional anak anak dengan workshop pembuatan mainan anak tempo doele serta artis Belanda seperti Justine Palmelay. Superman is Dead, band kondang tanah air juga memeriahkan konser pada malam tanggal 15 September 2017, sebelum program secara resmi dibuka tanggal 16 September 2017. Sebanyak lebih dari 70 stand kuliner dan produk mendukung PRI 2017 ini.

Pembukaan PRI 2017 juga dimeriahkan dengan membunyikan kolecer atau kitiran yang dibagikan kepada pengunjung dan kalangan diplomatik, bersama-sama dengan Menteri PPPA, Walikota, Dubes RI. Suasana pembukaan makin meriah dengan tabuhan rampak gendang yang bergemuruh sehingga di seluruh gedung seluas lebih dari 5600  meter tersebut seperti akan “runtuh”. Acara PRI hari terakhir tanggal 17 September 2017 akan semakin semarak dengan sejumlah artis yang telah dikenal komunitas Indonesia di Belanda dan door prize tiket Garuda Amsterdam-Jakarta, Sepeda Polygon dan voucher menginap di Ina Group Hotel.  (JKH)

sexofogo.com

Follow Us