Peresmian Plakat Clubhuis Indonesia

“Kita tidak boleh terbelenggu oleh masa lalu, karena jika demikian kita akan mengorbankan masa depan”, demikian penekanan kata sambutan Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja, pada peresmian plakat Clubhuis Indonesia yang terletak di Leiden.

Clubhuis Indonesia adalah sebuah wadah bagi asosiasi pelajar yang menjadi pusat kebudayaan dan nasionalisme Indonesia. Clubhuis Indonesia terbentuk sejak tahun 1937 dimana awalnya tepat itu adalah sebuah asrama mahasiswa Indonesia yang sedang melakukan studinya di Belanda. Clubhuis Indonesia tidak hanya sebagai home away from home, namun telah menjadi pusat penyebaran budaya Indonesia di Leiden. Bahkan mahasiswa Indonesia saat itu juga berkontribusi terhadap perlawanan Belanda atas pasukan Jerman pada masa kependudukannya di Belanda.

The Royal Netherlands Institute of Southeast Asian and Caribbean Studies (KITLV) bekerjasama dengan Universitas Leiden dan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Leiden berinisiatif untuk membubuhkan plakat di sebuah asrama mahasiswa yang menjadi tempat awal pembentukan Clubhuis Indonesia yang beralamat di Hugo de Grootstraat 12, Leiden, pada tanggal 5 Maret 2018. Asrama dimaksud pernah menjadi tempat untuk Clubhuis Indonesia pada periode bulan Maret 1937 hingga November 1941.

Dalam sambutannya, Prof. Gert Oonstindie selaku Direktur dari KITLV mengatakan bahwa Clubhuis Indonesia merupakan rumah bagi pusatnya pelajar indonesia untuk budaya dan nasionalisme Indonesia. Sedangkan Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Leiden, Mikhael Dito Manurung, sebelum membuka penutup plakat sebagai tanda peresmian menyatakan hal senada dengan Duta Besar Puja, “Kita harus berfokus pada masa sekarang. Fokus pada hal-hal yang mempersatukan bangsa Indonesia dengan Belanda, serta meneruskan hal-hal yang penting untuk meningkatkan hubungan kedua negara.”

sexofogo.com

Follow Us