Kelompok Musik Kande tampil di KBRI Den Haag

Kelompok musik Kande tampil di KBRI Den Haag, Minggu, 17 Desember 2017. Penampilan mereka di Belanda sehubungan dengan penyelenggaraan Festival Europalia Indonesia di Belgia, 10 Oktober 2017 hingga 21 Januari 2018. Penampilan Kande dimulai pada pukul 18.30, didahului dengan penjelasan singkat sejarah terbentuknya kelompok ini.

Kande dibentuk 15 tahun lalu, ketika bencana menerpa Aceh. Nama Kande dipilih, karena kata tersebut mempunyai makna sebagai lilin yang menerangi orang di mana pun mereka berada. Lewat musiknya, Kande ingin menyampaikan pesan bahwa bencana tsunami, yang menghancurkan rumah mereka, tak mampu menggoyahkan keteguhan mereka.  

Pada penampilannya di KBRI Den Haag, Kande membawakan sejumlah lagu dengan iringan gitar alat musik tradisional Aceh. Lewat lagu-lagu yang dibawakan, mereka ingin menyampaikan beberapa pesan kepada para hadirin. Salah satunya adalah tentang kepedulian terhadap lingkungan hidup di Indonesia, terutama di Aceh. 

Pertunjukan Kande sore itu berlangsung cukup meriah. Rafly, vokalis kelompok ini, mengajak para penonton untuk ikut menyanyi dan menari.  Pada akhir penampilan, Rafly menghadiahkan cindera mata kain tradisional Aceh kepada Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja. 

sexofogo.com

Follow Us